"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

SUPORT GUBERNUR BENGKULU KE PKBM AZ ZAHRA KEPAHIANG

Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A. berhalangan hadir pada Pembukaan Kegiatan PKW yang diselenggarakan oleh PKBM Az Zahra Kepahiang kerjasama dengan Kemdikbud, Kopsyah BMT Az Zahra, Dinas Dikbud kab Kepahiang dan IKM Sumber Hayati. Acarapun dibuka oleh Ibu Dewi Coryati, M.Si dari Komisi X DPR RI.

Namun Gubernur sangat mensuport kegiatan tersebut dengan memberikan disposisi kepada empat Kepala Dinas untuk mewakili beliau hadir, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Bengkulu, Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Bengkulu, Dinas Peternakan Prov. Bengkulu, Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dan hadir pula Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Prov Bengkulu.

Hal ini menarik karena jarang terjadi ada empat kadis yang datang langsung menyaksikan kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha yang dikelola oleh lembaga masyarakat. Bentuk kepedulian ini karena beliau berharap adanya sinergi antara dinas/instansi tersebut dalam menjadikan Batik Diwo Kepahiang sebagai salah satu icon daerah.

Hal senada juga disampaikan Ibu Wehelmi Ade Tarigan, SH.MM. Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bengkulu yang ikut hadir dan memberikan motivasi kepada peserta PKW. Beliau menyampaikan salam dari Pak Gubernur dan mensuport kegiatan yang positif ini.

Bu Wehelmi yang akrab disapa Mba Ade juga berpesan kepada peserta agar merubah mainset berpikir untuk mulai berwirausaha sejak usia muda.

Saya tidak mau jadi orang miskin, maka sejak masih sekolah, sekitar umur 19 tahun saya sudah mulai berwirausaha. Saya jualan kelapa, jualan jengkol dan hasil bumi lainnya. Tidak dengan jumlah kecil, melainkan berton-ton. Saya berusaha keras menjadi orang kaya lewat wirausaha. Sebab dengan menjadi kaya kita banyak saudara. Maka belajar dengan sungguh-sungguh dan mulailah praktik berwirausaha.”

Selain ketua KADIN, hadir juga Pak Baksir, sekjen KADIN Prov Bengkulu. Beliaupun mensuport peserta agar tidak fokus dengan berapa nilai uang yang akan didapat setelah kegiatan usai. Fokuslah pada ilmu dan keterampilan yang diberikan agar benar-benar dapat dipraktekkan nanti.

Peserta PKW sangat terkesan dengan motivasi dan nasehat yang diberikan. Merekapun aktif berdiskusi tentang tips dan trik jadi wirausahan serta bagaimana mengakses permodalan dan pemasaran produk. Bu Ade pun berjanji akan membantu dan siap mendampingi mereka dalam memulai menjadi wirausahawan baru.

Info tambahan harian Radar Bengkulu, terbit Senin, 24/8/2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 2 =