"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

GP3M adalah Prestasi Perempuan Kepahiang Yang Maju Mandiri dan Sejahtera

Kepahiang, 20/11/2019. GERAKAN PENDIDIKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MANDIRI (GP3M)

Dalam rangka melakukan edukasi, sosialisasi dan apresiasi terhadap perempuan mandiri di Kabupaten Kepahiang maka dilakukan acara Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M). Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kota Lapangan Santoso ini berlangsung meriah yang dihadiri Ibu Kurnia Puspita, S.Pd perwakilan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas melalui BP PAUD dan Dikmas Bengkulu. Hadir pula Bupati Kepahiang Dr.Ir Hidayatullah Syahid, M.M.IPU, Wakil Bupati Kepahiang, Netti Herawati, S.Sos, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd, Camat Kepahiang, Lasta Sapta Putra, S.Sos dan beberapa tamu undangan lainnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd melaporkan bahwa kegiatan ini adalah puncak acara yang diikuti oleh 150 perempuan yang mendapat sasaran program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH P) dan 100 perempuan yang menjadi sasaran dalam program Desa Vokasi. Sehingga ada 250 perempuan yang telah diberdayakan melalui PKBM dan SPNF SKB Kepahiang.

  

Kurnia Puspita, S.Pd Pamong Belajar Muda pada Kajian Diktara BP PAUD dan Dikmas Bengkulu dalam sambutannya beliau sangat mengapresiasi kegiatan sarasehan GP3M dan pameran produk/ hasil karya perempuan marginal yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang ini.

Melalui pameran ini diharapkan membuka akses pemasaran produk mereka dan bisa meningkatkan kesejahteraan hidup perempuan. Sedangkan melalui GP3M diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup perempuan sebagai ibu rumah tangga, sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga yang berimbas pada peningkatan pendidikan dan kualitas hidup generasi berikutnya.Sehingga dari perempuan-perempuan yang berpendidikan, mempunyai daya saing serta mandiri ini akan lahir dan tumbuh generasi-generasi handal di masa datang, berdampak pada rata-rata lama sekolah di Kabupaten Kepahiang yang juga meningkat. Artinya, anak usia sekolah putus sekolah semakin menurun.

 

Bupati Kepahiang Dr.Ir Hidayatullah Syahid, M.M.IPU sangat antusias dan menyambut baik gerakan ini. Setelah memberikan sambutan, beliau berkeliling meninjau stand pameran PKBM dan SPNF SKB yang memajang hasil karya peserta didiknya. Stand pertama yang dikunjungi adalah PKBM Widya Kencana yang dipimpin Ibu Efrilena, S.Pd. Beliau memperlihatkan hasil anyaman dari bambu yang dikerjakan oleh perempuan binaan melalui PKK, lansia dan klub senam jantung sehat.

 

Stand kedua yang dikunjungi adalah PKBM Az Zahra Kepahiang. Di sini Bupati langsung menuju stand buku-buku terbitan kelas menulis. Beliau familiar dengan buku-buku terbitan Az Zahra tersebut. Ibu Bupati, Efi Hidayat ikut serta melihat stand dan tertarik mencoba praktik membatik yang diperagakan peserta didik Paket C. Serta ada pula atraksi potong rambut gratis yang dilakukan oleh peserta didik PKHP di PKBM Az Zahra Kepahiang.

 

Stand ketiga PKBM Az zahir yang dipimpin oleh Lustina Niarti, S.Pd. Stand unik dan cantik miliknya berisi hasil kerajinan tangan berupa anyaman tali kur. Berbagai bentuk kreasi ayaman mereka tampilkan di stand miliknya tersebut.

Stand keempat yang dikunjungi Bupati dan rombongan adalah PKBM Excellencia. PKBM ini dipimpin oleh Essy Destiana, S.Pd. PKBM yang berlokasi di Desa Kelobak ini menampilkan hasil karya peserta didik PKH P berupa pot bunga dari handuk dan berbagai jenis kompos yang digunakan untuk menyuburkan tanaman.

 

Stand kelima diisi oleh PKBM Cakrawala yang dipimpin oleh Meri Andaria, M.Pd. Stand ini menampilkan hasil kreatifitas keterampilan pengolahan limbah kain perca, batik dan barang bekas menjadi barang tepat guna. Stand PKBM ini cukup diminati oleh pengunjung yang membeli pernak pernik hiasan jilbab dan gantungan kunci yang mereka hasilkan.

 

Stand terakhir yang dikunjungi adalah SPNF SKB Kepahiang yang dipimpin oleh Bapak Drs.Agustami. Di stand ini ditampilkan aneka kreasi peserta didik Desa Vokasi seperti Kerupuk Rengginang Ubi, Gula merah aren, aneka bumbu dapur siap saji dan marning dari jagung. Pengunjung mendapat kesempatan melihat proses pengerjaan dan mencicip hasilnya.

 

Terakhir, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Neti Herlina, S.Sos sebagai panitia mengucapkan terimakasih kepada seluruh lembaga dan masyarakat yang hadir dan mendukung acara ini. Beliau berharap ini bukan hanya gerakan belaka namun benar nyata terealisasi menciptakan perempuan berdaya, perempuan tangguh dan perempuan mandiri guna menunjang pembangunan Kepahiang yang Maju, Mandiri dan Sejahtera. Sebagai wujud perempuan mandiri di Kepahiang maka Pemda Kepahiang memberikan penghargaan kepada Ria Pertiwi, SP dan  Heriza Tri Satifa, A.ma sebagai Pegiat Perempuan Mandiri di Kepahiang tahun 2019.

 

One Response to GP3M adalah Prestasi Perempuan Kepahiang Yang Maju Mandiri dan Sejahtera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + 8 =