"PKBM AZ- ZAHRA""MEMBANGUN PERADABAN YANG BERMARTABAT" "MARI KITA TUNTASKAN WAJIB BELAJAR DUA BELAS TAHUN""TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR"

Bupati Kepahiang: Kita Harus Bahagia dan Ceria di Masa Tua

Kepahiang, 26/12/2019. Perawatan Sosial Lanjut Usia

Bupati Kepahiang Dr.Ir Hidayatullah Syahid, M.M.IPU menjumpai lanjut usia yang menjadi binaan Yayasan Az Zahra Kepahiang dalam rangka kegiatan Perawatan Sosial Lanjut Usia tahun 2019. Beliau hadir bersama Ir.H Ris Irianto. M.Si Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kepahiang, Ibu Dwi Pratiwi Nur Indah Sari, anggota DPRD Kabupaten Kepahiang dan Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kepahiang yang diwakili Umi Kalsum Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Pak Suharman Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial beserta rombongan.

Program Perawatan sosial lanjut usia adalah bentuk pendampingan dan perawatan sosial lanjut usia di rumah yang di lakukan oleh seorang pendamping dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dengan mengutamakan peran serta keluarga dan masyarakat.

 

Umi Yesi melaporkan bahwa tahun 2019 Kuota bantuan perawatan lansia di Az zahra sebanyak 75 Lansia yang terbagi atas 7 Kecamatan, yaitu Kabawetan 14 lansia, Kepahiang 21 Lansia, Tebat Karai 4 Lansia, Bermani Ilir 15 lansia, Merigi 8 Lansia, Seberang Musi 3 lansia dan Ujan Mas 10 lansia. Selain itu ada juga 122 paket bantuan untuk lansia yang terkena dampak bencana di Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam beberapa bulan lalu.

Perawatan lansia ini telah dilakukan oleh para pendamping sejak bulan oktober yang lalu. Pendamping ini sebagai sukarelawan yang membantu lansia di desanya masing-masing. Mereka adalah Sri Wanti, Evitaria, Foni Susanti, Merti Dwi A, Riska Aprilia, Kms Fahrudin, Tandai Tadurna, Desna, Deska, Diana, Mardhatilla, Yopa dan Susila eviyanti.

 

Layanan yang diberikan antara lain Paket makanan berupa roti, buah, susu kedelai, telor, madu, dan obat-obatan; Pelayanan kesehatan yang dibantu oleh Hendri Gunawan dan Siti Asma,  Ceramah agama (terapi mental spiritual) oleh Ustad Slamet Imam Wakyudin, S.Ag. Dan pemberian transport dukungan akses kesehatan lansia.

Dalam sambutannya, Bupati Kepahiang mengucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pengurus Yayasan Az Zahra Kepahiang yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam perawatan lanjut usia. Apalagi Kepahiang merupakan Kabupaten Ramah Lansia. Bupati berharap lansia dapat hidup layak dan sejahtera dimasa tuanya. Mereka harus bahagia dan ceria, ujarnya.

 

Pak Suharman, Kabid Rehsos Dinas Sosial Provinsi Bengkulu juga menyampaikan bahwa mulai tahun 2020 setiap lansia yang akan mendapatkan bantuan, mereka akan mendapatkan 4 program sekaligus yaitu Bantu LU, perawatan sosial, dukungan keluarga dan terapi. Syarat lansia penerima bantuan 2020 adalah terdaftar di  BDT (Basis Data Terpadu),  tinggal di rumah tangga, luar keluarga, potensial /non potensial dan tidak boleh lansia penerima bantuan PKH.

 

Terakhir kegiatan diisi siraman rohani sekaligus terapi mental spiritual yang disampaikan oleh Pak Slamet Imam Wakhyudin, S.Ag Sekretaris Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Bengkulu Tengah. Beliau menyampaikan materi persiapan menghadapi kematian bagi lanjut usia. Beliau berpesan bahwa kematian harus dipersiapkan dengan ibadah dan bahagia. Kapanpun dan dimanapun, kematian akan menghampiri kita. Maka kita harus siap dan mohon kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam menghadapi sakaratul maut.

 

Terima kasih umii…lirih mereka mengucapkan kalimat tersebut kepada Umi Yesi yang tersenyum bahagia sambil menyalami satu persatu lansia yang pamit pulang. Semua lansia nampak sumringah dan bahagia. Insyaallah….mereka ikhlas dan pasrah pada yang kuasa. Mereka pulang membawa bingkisan bantuan, obat-obatan dan doa keselamatan yang diajarkan ustad Imam tadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − three =